CTA (Call-to-Action) memiliki peran besar dalam keberhasilan toko online. Bagi para pelaku bisnis, CTA adalah alat utama untuk mengarahkan pengunjung toko online dari sekadar melihat produk menjadi melakukan pembelian. Artikel ini akan membantu kamu memahami cara memaksimalkan penggunaan CTA di toko online, dengan tujuan akhir meningkatkan konversi dan penjualan.
CTA adalah singkatan dari call to action. Ini merupakan pernyataan atau tombol yang dirancang untuk mendorong pengunjung melakukan tindakan spesifik. Contoh CTA adalah "Beli Sekarang," "Tambah ke Keranjang," atau "Daftar Sekarang."
Di dunia e-commerce, CTA menjadi elemen kunci yang menghubungkan calon pembeli dengan langkah transaksi. Bila dikemas secara efektif, CTA dapat meningkatkan konversi dan membantu pembeli lebih mudah membuat keputusan.
CTA harus langsung pada intinya. Contohnya, gunakan "Beli Sekarang" ketimbang kalimat panjang seperti "Klik di sini untuk membeli produk ini." Pesan yang singkat akan lebih mudah dipahami dan mengurangi keraguan pembeli.
Frasa seperti “Hanya Hari Ini” atau “Persediaan Terbatas” menciptakan rasa mendesak yang mendorong pembeli untuk tidak menunda pembelian.
Sertakan manfaat dalam CTA, seperti “Dapatkan Diskon 20%.” Ini menunjukkan keuntungan langsung bagi pembeli, meningkatkan daya tarik CTA.
CTA harus terlihat menonjol di halaman. Pilih warna yang kontras dengan latar belakang, dan tempatkan di area yang mudah terlihat, seperti di tengah atau bagian atas halaman.
BACA JUGA: Cara Mengoptimalkan Operasional Bisnis E-Commerce
Gunakan CTA seperti “Tambahkan ke Keranjang” atau “Beli Sekarang” yang langsung memudahkan pembeli untuk memesan produk.
Di halaman keranjang, CTA seperti “Lanjutkan Pembayaran” atau “Dapatkan Promo” bisa mengingatkan pembeli untuk segera menyelesaikan transaksi mereka.
Untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, gunakan CTA seperti “Daftar untuk Mendapatkan Diskon” atau “Bergabung dengan Newsletter Kami”.
Promosi eksternal juga memerlukan CTA, seperti “Lihat Koleksi” atau “Dapatkan Penawaran Khusus.” CTA ini efektif menarik audiens untuk mengunjungi situs Anda.
BACA JUGA: Teknik Storytelling untuk Meningkatkan Engagement dan Konversi
Menyesuaikan bahasa CTA dengan gaya bicara audiens akan membuat mereka lebih nyaman dan tertarik untuk mengklik CTA tersebut.
Penggunaan ikon atau gambar kecil di samping CTA dapat membantu menarik perhatian pembaca dan memberi petunjuk visual yang memperkuat ajakan bertindak.
Gunakan CTA yang relevan berdasarkan perilaku pengguna. Misalnya, CTA “Lanjutkan Belanja” akan relevan untuk pengunjung yang pernah berbelanja sebelumnya.
BACA JUGA: 7 Faktor Penting yang Memengaruhi Konversi Toko Online
Terlalu banyak CTA di satu halaman dapat membingungkan pengunjung dan menurunkan efektivitasnya. Pastikan setiap halaman memiliki satu atau dua CTA utama.
CTA seperti “Klik di sini” terlalu samar dan tidak memberikan arahan yang jelas. Gunakan CTA yang lebih spesifik dan menarik, seperti “Lihat Produk Baru.”
Jika CTA tidak diletakkan di posisi yang mudah terlihat, pengunjung mungkin akan melewatkannya. Pastikan posisi CTA sesuai dengan alur mata pengunjung di halaman.
Misalnya, sebuah toko online yang menjual produk kecantikan melakukan perubahan kecil pada CTA di halaman produk mereka. Mereka mengganti CTA dari “Tambahkan ke Keranjang” menjadi “Beli Sekarang & Dapatkan Gratis Ongkir.” Hasilnya, terjadi peningkatan konversi sebesar 15% dalam sebulan. Hal ini menunjukkan bahwa dengan menambahkan manfaat langsung dalam CTA, toko online dapat menarik lebih banyak pembeli.
CTA adalah elemen vital dalam toko online yang, jika digunakan dengan tepat, dapat meningkatkan konversi dan penjualan secara signifikan.
Dengan CTA yang efektif, pelaku bisnis dapat memaksimalkan potensi pengunjung yang ada untuk melakukan pembelian. Mulailah menerapkan strategi CTA yang tepat di toko online Anda, dan lihatlah perbedaan hasilnya!